my blog

Rabu, 20 Agustus 2014

Pelabuhan Karir Ku



Kenalin gays nama aku Siti mahmudah biasa di panggil mudah aku terlahir oleh sepasang kekasih yang hebat beliau ber dua bernama bapak Achwan dan ibu Muriatim tepat pada tanggal 12 desember 1996 di desa bantur kab.Malang,tidak hanya itu saya juga mempunya kakak yang selalu men suprot karir saya sampai saat ini beliau-beliau tersebut adalah kakak saya yang pertama bernama Muhammad arifin beliau adalah lulusan MAN gondanglegi dan yang ke dua adalah kakak saya yang perempuan bernama Siti choirul fitriani merupakan lulusan pondhok pesantren AN-NUR Bululawang  dan kakak saya yang terakhir bernama Ahmad choirul anam yang merupakan lulusan dari SMAN 1 Bantur.
Awal karir saya di mulai dibangku taman kanak-kanak tepatnya di TK darmawanita 1 disana saya mulai mengenal bagaimanah menulis dan membaca dan disana juga faktor utama untuk mengenal banyak hal yang belum saya ketahui dan pada tahun 2002 saya mulai memasuki bangku sekolah dasar yaitu SDN Bantur 1 disana  awal karir saya dalam bidang non akademik saya terpilih menjadi salah satu siswa SD se-Kecamatan Bantur dalam bidang paskibraka tingkat sekolah dasar pada upacara kemerdekaan INDONESIA.dan pada awal tahun 2008 saya memulai bangku SMP saya bersekolah di SMPN 01 Bantur di situ saya memulai awal karir hoby saya di bidang PRAMUKA saya terpilih menjadi anggota inti pramuka  yang sudah mempunyai nama besar di Kab. Malang sebagai Tim PRAMUKA yang mempunyai segudang prestasi itu dibuktikan banyaknya pialah yang di raih.Dan pada awal tahun 2011 orang tua saya memasukan saya ke Pondhok Pesantren AL-Rifa’ie mungkin awalnya terpaksa namun karna keterpaksaan tersebut saya menjadi tau bahwa ilmu agama dan ormal mempunyai kepentingan atau taraf yang sama yang mungkin tidak saya dapat kan di sekolah pada umumnya namun disana juga sebagai jembatan hoby yg baru saya tekuni yaitu drum band pada seleksi yang sangat ketat saya berhasil menjadi anggota drum band gita nada Al-Rifa’ie sebagai anggota color gat yang mempunyai peran yang sangat penting dalam drum band terbuk ti bahwa pada tahun 2013 gita nada Al-Rifa’ie menjadi pemborong pialah bergilir yang di adakan di balai kota malang

MY UNIVERSITY,

Dosen Asing Meriahkan Pentas Merdeka UMM

MASSIMO Gorhetto, salah satu dosen asing Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) tampak khusyuk mengikuti prosesi upacara bendera memperingati 69 tahun Indonesia merdeka yang berlangsung di lapangan heliped UMM, Ahad (17/8). Ini adalah pertama kalinya Massimo berpartisipasi dalam kegiatan sakral bagi rakyat Indonesia ini.

      Menurut Massimo, ia hanya pernah sekali mengikuti prosesi upacara, itupun saat ia terlibat dalam wajib militer di negaranya, Italia. “Di negara saya, hanya kalangan militer saja yang mengikuti acara seperti ini, warga sipil tidak pernah terlibat,” ujarnya.

Senin, 18 Agustus 2014

TARI REMO

        Tari Remo berasal dari kabupaten jombang Jawa Timur, Tarian ini berasal dari kecamatan Diwek Di desa Ceweng, tarian ini diciptakan oleh warga yang perprofesi sebagai pengamen tari di kala itu, memang banyak profesi tersebut di Jombang, kini Tarian ini pada awalnya merupakan tarian yang digunakan sebagai pengantar pertunjukan ludruk. Namun, pada perkembangannya tarian ini sering ditarikan secara terpisah sebagai sambutan atas tamu kenegaraan, ditarikan dalam upacara-upacara kenegaraan, maupun dalam festival kesenian daerah. Tarian ini sebenarnya menceritakan tentang perjuangan seorang pangeran dalam medan laga. Akan tetapi dalam perkembangannya tarian ini menjadi lebih sering ditarikan oleh perempuan, sehingga memunculkan gaya tarian yang lain: Remo Putri atau Tari Remo gaya perempuan.
           Menurut sejarahnya, tari remo merupakan tari yang khusus dibawakan oleh penari laki – laki. Ini berkaitan dengan lakon yang dibawakan dalam tarian ini. Pertunjukan tari remo umumnya menampilkan kisah pangeran yang berjuang dalam sebuah medan pertempuran. Sehingga sisi kemaskulinan penari sangat dibutuhkan dalam menampilkan tarian ini.
Berdasarkan perkembangan sejarah tari remo, dulunya tari remo merupakan seni tari yang digunakan sebagai pembuka dalam pertunjukan ludruk. Namun seiring berjalannya waktu, fungsi dari tari remo pun mulai beralih dari pembuka pertunjukan ludruk, menjadi tarian penyambutan tamu, khususnya tamu – tamu kenegaraan. Selain itu tari remo juga sering ditampilkan dalam festival kesenian daerah sebagai upaya untuk melestarikan budaya Jawa Timur. Oleh karena itulah kini tari remo tidak hanya dibawakan oleh penari pria, namun juga oleh penari wanita. Sehingga kini muncul jenis tari remo putri. Dalam pertunjukan tari remo putri, umumnya para penari akan memakai kostum tari yang berbeda dengan kostum tari remo asli yang dibawakan oleh penari pria.